Desa Citrajaya Terima Mahasiswa Telkom Jakarta, Jalin Kerja Sama Pengembangan IoT
Subang, 7 November 2025 – Pemerintah Desa Citrajaya, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang menerima kunjungan sejumlah mahasiswa dari Telkom University Jakarta dalam rangka penjajakan kerja sama pengembangan teknologi Internet of Things (IoT) di lingkungan desa. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara dunia akademik dan pemerintah desa untuk mendukung transformasi digital di wilayah pedesaan.
Kolaborasi Desa dan Kampus untuk Inovasi Digital
Kunjungan mahasiswa tersebut disambut langsung oleh Kepala Desa Citrajaya bersama perangkat desa di kantor desa. Dalam pertemuan itu, kedua pihak berdiskusi mengenai potensi penerapan teknologi berbasis IoT dalam mendukung layanan publik dan efisiensi pengelolaan sumber daya desa.
IoT sendiri merupakan konsep integrasi antara perangkat elektronik dan sistem jaringan internet, yang memungkinkan proses pengumpulan dan pertukaran data secara otomatis. Penerapannya di desa dapat mencakup berbagai bidang, seperti sistem pemantauan lingkungan, pengelolaan air bersih, keamanan, hingga digitalisasi pelayanan administrasi.
Kepala Desa Citrajaya Bapak Caswita menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik rencana kerja sama ini.
“Kami berterima kasih kepada mahasiswa Telkom Jakarta yang telah berinisiatif menjalin kolaborasi dengan desa. Harapannya, kerja sama ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi yang tepat guna,” ujarnya.
Langkah Menuju Desa Digital
Melalui kerja sama ini, mahasiswa Telkom Jakarta berencana melakukan riset dan pengembangan sistem berbasis IoT yang dapat diimplementasikan di lingkungan desa. Beberapa ide yang dibahas meliputi sistem sensor untuk pemantauan kondisi air irigasi, penerangan jalan otomatis, serta sistem informasi berbasis web yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan desa.
Salah satu perwakilan mahasiswa Telkom Jakarta mengungkapkan bahwa program ini merupakan bagian dari kegiatan akademik berbasis pengabdian kepada masyarakat (PkM) sekaligus penerapan ilmu teknologi informasi secara langsung.
“Kami ingin membantu desa dalam menerapkan teknologi digital sederhana namun bermanfaat, sekaligus belajar bagaimana teknologi bisa diadaptasi untuk kebutuhan masyarakat di tingkat desa,” ujar salah satu mahasiswa.
Kerja sama ini juga menjadi peluang bagi Desa Citrajaya untuk memperluas jaringan kemitraan dengan lembaga pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Dengan dukungan akademisi, desa diharapkan dapat lebih cepat beradaptasi terhadap perkembangan teknologi digital, sejalan dengan program Smart Village yang dicanangkan pemerintah.
Pemerintah Desa Citrajaya berkomitmen untuk terus membuka diri terhadap inovasi dan kolaborasi yang dapat meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran mahasiswa Telkom Jakarta diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi digital desa yang berkelanjutan dan inklusif.
Dengan semangat kerja sama dan inovasi, Desa Citrajaya optimistis dapat menjadi contoh desa modern yang memanfaatkan teknologi IoT untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di era digital.
Imron Rosadi
07 November 2025 19:59:02
Semoga budaya gotong-royong kembali menjadi ciri orang Desa, yang saat ini sudah mulai pudar...